Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hotel Jadul di Lembang Berasa Kayak Jaman dulu Tapi Tetap Romantis

ilustrasi gambar berasal dari ig/@bandung.juara_

Tidak kalah dengan Bogor, Bandung juga memiliki suasana yang asri dan sejuk. Banyak villa-villa dan penginapan lainnya yang boleh menjadi opsi untuk traveler yang akan pergi ke kota ini. Salah satunya ada, nih hotel yang masih jadul sampai tadinya dikira sudah lama tutup. Yuk, traveler mampir ke hotel jadul di Lembang!

1. Keindahan Jadul Village

ilustrasi gambar berasal dari ig/@jabar_pisan

Suasananya damai dan alami. Sebuah bangunan joglo besar disulap untuk menjadi front office. Didesain dengan pernak-pernik lengkap khas Jawa. Sebelum ke lobby, kolam ikan yang cukup lebar dengan banyaknya ikan koi menarik pandangan mata. 

Ketika menyusuri jalan akan terlihat hamparan rumput yang luas dengan beberapa tempat duduk. Joglo deluxe benar-benar tidak mengecewakan! Di depannya tersedia area untuk duduk-duduk dengan meja terbuka. Tinggal tap kartu, kaki dapat melangkah langsung ke dalam kamar. 

Luasnya 45 m² dan full dindingnya terbuat dari kayu, ditambah tirai-tirai putih. Kamarnya juga dilengkapi dengan TV kabel dan pendingin ruangan. Traveler yang belum pernah merasakan tidur di kelambu, bisa mencoba di kamar ini. 

2. Fasilitas Jadul Village

ilustrasi gambar berasal dari/@isvanikhani

Air mineral, air hangat, dan minuman sachet juga tersedia. Kamar mandinya juga gede banget! Di bagian tengah terdapat bathup dengan batu alam yang besar, dilengkapi air panasnya. Untuk handuk dan alat-alat mandi juga sudah tersedia. Di samping kirinya terdapat kloset duduk. Showernya terpisah di bagian kanan semi terbuka. 

Kamarnya juga menghadap ke lapangan rumput atau alun-alun. Beberapa kayu dibuat menjadi jalan setapak. Terdapat gapura khas Bali yang nyasar ke sini! Kawasan ini biasanya digunakan untuk wedding outdoor. 

3. Keunikan Jadul Village

ilustrasi gambar berasal dari/@wkthata

Salah kalau mengira akan seram saat malam tiba. Lampu sorot diatur di banyak pohon yang mengerumuni. Kalau traveler eksplor ke bagian teratai yang cocok buat honeymoon, tanaman-tanaman asri dan beberapa jembatan bisa ditemui. Tidak hanya sekedar nama, rasanya seperti berada di ladang teratai! Teratainya terlihat rimbun, tetapi tertata rapi. 

Jembatannya dibuat dari batang kayu bekas untuk menuju bangunan gebyok. Beralih ke limasan yang memiliki dua kamar tidur. Kawasan ini adalah kawasan yang terbesar di daerah ini. Memiliki kolam renang di dalamnya dan bagian depannya yang memukau. 

Terdapat sebuah pendopo besar dengan tempat duduk yang banyak. Modelnya masih hotel jadul di Lembang. Tempat ini konsisten banget lho dalam pemilihan temanya. Dari pintu masuk sampai ke dalam-dalamnya, semua masih kompak. Menginap di hari biasa, traveler akan disuguhkan american breakfast berupa roti, sosis, kentang, dan salad. 

4. Rute Menuju Lokasi

ilustrasi gambar berasal dari ig/@edwinadjo

Naik mobil ke daerah Parongpong, traveler akan disambut tulisan ‘Jadul Village’ yang terpampang di papan kayu yang baru. Baru masuk ke area parkir yang bisa menampung hingga 150 mobil, udara sejuk langsung terhirup. 

Tamu dan barang akan diantar menggunakan mobil golf. Ada beberapa pilihan room rates. Teratai dengan harga Rp500.000-700.000, Joglo Deluxe Rp1,2-1,6 juta, dan limasan dengan harga Rp2-2,4 juta. 

Itulah hotel jadul di Lembang yang cocok banget buat traveler yang sedang mencari resort dengan gaya kedesaan, tetapi tidak asal-asalan. Staffnya ramah dan harga juga masih terjangkau. Traveler jadi penasaran ingin mencoba?

Tertarik untuk berkunjung?

Rendi Denska
Rendi Denska Stimulate your passion!

Posting Komentar untuk "Hotel Jadul di Lembang Berasa Kayak Jaman dulu Tapi Tetap Romantis"